Tes Dua Sampel yang Berkaitan

Pelatihan statistik

Ada 3 macam uji yang termasuk dalam kategori uji dua sampel berkaitan, yaitu Sign, Wilcoxon, dan McNemar. Uji dua sampel berkaitan ini digunakan untuk membandingkan distribusi dari dua variabel yang berkaitan, khususnya untuk menentukan apakah dua perlakuan yang diberikan adalah sama, atau perlakuan yang satu lebih baik dari perlakuan yang lain. Sebagaimana prosedur Paired Samples T Test, variabel-variabel yang digunakan untuk pengujian ini juga harus didefinisikan pada ruang sampel yang sama atau pasangan sampel.

Uji Tanda

Uji tanda (sign test) digunakan untuk menguji hipotesis bahwa dua variabel yang merupakan dua sampel berkaitan mempunyai distribusi yang sama. Uji ini merupakan alternatif dari uji t yang tidak memerlukan asumsi kenormalan dan kesamaan varians populasi dimana sampel telah diambil sebagaimana uji t. dasar dari uji adalah tanda-tanda, yaitu tanda positif atau negatif dri perbedaan antara pasangan observasi dan tidak didasarkan atas besarnya perbedaan tersebut.

Uji Wilcoxon

Uji Wilcoxon atau sering disebut Uji Jenjang-Bertanda Wilcoxon, digunakan untuk menguji hipotesis bahwa dua variabel yang merupakan dia sampel berkaitan mempunyai distribusi yang sama. Uji ini merupakan alternatif dari uji t yang tidak memerlukan asumsi kenormalan dan kesamaan varians populasi dimana sampel telah diambil sebagaimana uji t. Dalam uji tanda, tidak didasarkan atas besarnya perbedaan observasi kedua variabel, sedangkan pada uji Wilcoxon besarnya perbedaan tersebut diperhatikan.

Uji McNemar

Uji McNemar merupakan uji nonparametrik untuk dua variabel dikotomi yang berkaitan. Uji ini sangat sesuai untuk rancangan percobaan yang berkenaan dengan model “sebelum” dan “sesudah”, dengan variabel yang diukur dalam skala nominal atau ordinal. Distribusi yang digunakan untuk menguji perubahan dalam respon adalah distribusi chi-kuadrat.

Sumber: Panduan Lengkap SPSS for Windows 6.0, penerbit: Wahana Komputer

Pelatihan Statistik Terapan 2012

Stats

Kami akan menyelenggarakan Pelatihan Olah Data Statistik Terapan 2012 yaitu “SEM DENGAN LISREL 8.8” yang akan diselenggarakan pada:

Hari : Sabtu

Tanggal: 03 November 2012

Waktu: 09.00 WIB – 16.00 WIB

Tempat:  Gedung G lt 3. FKM, Universitas Indonesia, Depok

Bagi anda yang berminat mengikuti pelatihan statistik terapan 2012 yang akan diselenggarakan dengan tema “SEM DENGAN LISREL 8.8″ ini silahkan konfirmasi dengan cara menghubungi salah satu kontak kami dibawah ini.

Terbuka untuk siapa saja baik perorangan, mahasiswa, dosen, karyawan, swasta, LSM, perusahaan dan lainnya. Segera lakukan konfirmasi beserta pendaftaran melalui kontak kami dibawah ini.

Telepon : 0852 8979 7231 /0812 8508 094
Email : surtip3mui@yahoo.com

 

Pengertian Probability Sample

probaility sample

Probability Sample adalah sampel yang kesempatan terpilihnya setiap anggota sampel dalam populasi diketahui sebelum sampel tersebut diambil. Probability Sample memberikan hasil-hasil yang dapat dinilai secara objektif. Terdapat beberapa jenis sampel yang termasuk kategori ini, yaitu:

Simple Random Sample

Jika probability sample dipilih sedemikian rupa sehingga seluruh pengelompokan dengan ukuran tertentu yang mungkin akan memiliki kesempatan yang sama untuk terambil dan setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih, maka sampelnya disebut Simple Random Sample.

Cara samplingnya adalah setiap anggota dalam suatu populasi diberi nomor, kemudian diambil secara acak nomor tersebut sebanyak jumlah sampel yang dikehendaki, maka setiap anggota yang nomornya terpilih tersebut membentuk sebuah random sampel. Pengambilan nomor tersebut juga bisa dengan menggunakan bantuan random number (bilangan acak).

Systematic Sample

Anggota dari populasi diberi nomor dan diurutkan. Kemudian ditentukan satu nomor sebagai titik awal sampling. Nomor berikut dari anggota yang ingin dipilih ditentukan dengan mengikuti suatu sistematika, misalnya tiap-tiap unit nomor ke-n dari titik awal dipilih sebagai anggota sampel.

Stratified Sample

Populasi terlebih dahulu dibagi dalam kelompok-kelompok yang relatif homogen, atau dalam strata. Anggota sampel ditarik dari setiap strata untuk menghasilkan secara keseluruhan, yang disebut Systematic Sample.

Systematic Sample biasanya dilakukan apabila ada variasi besar dalam populasi, dan penelitinya terlebih dahulu mengetahui struktur populasi tersebut yang dapat digunakan untuk menetapkan stratanya. Hasil sampel dari setiap stratum kemudian diberi pembobotan dan dihitung dengan hasil sampel dari strata lainnya untuk mendapatkan estimasi yang menyeluruh.

Cluster Sample

Populasi terlebih dahulu dibagi atas kelompok-kelompok berdasarkan area atau cluster, dan anggota kelompok tidak perlu homogen. Kemudian dipilihlah beberapa cluster sebagai sampel, selanjutnya dipilih lagi anggota dari cluster (seluruhnya/sebagian) tersebut sebagai sampel.

Bila anda ingin memperdalam lagi ilmu statistik, kami mengadakan pelatihan statistik, kursus statistik, atau training statistik yang diselenggarakan di P3M Universitas Indonesia. Anda dapat menghubungi kami pada salah satu kontak dibawah ini.

Sumber: Prinsip-prinsip statistik Untuk Teknik dan Sain, Dr. Ir. Harinaldi, M. Eng

Hermawan Setiawan, SSi., MTI., MM.
Gedung. G lt 3. FKM
Universitas Indonesia
Telepon : 0812 8508 094
Email : data@37.com

Apa itu Statistik dan Populasi?

Apa itu Statistik dan Populasi?

Secara umum, statistik adalah suatu metode ilmiah dalam mengumpulkan, mengklasifikasikan, meringkas, menyajikan, menginterpretasikan, dan menganalisa data guna mendukung pengambilan kesimpulan yang valid dan berguna sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang masuk akal.

Dalam pengertian terbatas, terminologi statistik digunakan untuk menyebutkan data itu sendiri, atau fakta berupa angka yang dihasilkan dari data, yang menggambarkan karakteristik suatu sampel. Dalam pengertian ini muncullah istilah-istilah seperti: statistik kendaraan impor, statistik pegawai negeri, statistik kecelakaan lalu lintas, dan lain-lain.

Sementara populasi adalah kumpulan dari keseluruhan pengukuran, objek, atau individu yang sedang dikaji. Jadi pengertian populasi dalam statistik tidak terbatas pada sekelompok/kumpulan orang-orang, namun mengacu pada seluruh ukuran hitungan, atau kualitas yang menjadi fokus perhatian suatu kajian. Suatu pengamatan/survey terhadap seluruh anggota populasi disebut sensus.

Jika ingin mengikuti training statistik atau pelatihan statistik untuk memperdalam keilmuan anda tentang dunia statistik, silahkan bergabung bersama kami dengan menghubungi kontak kami.

Sumber: Prinsip-prinsip statistik Untuk Teknik dan Sain, Dr. Ir. Harinaldi, M. Eng